
PALEMBANG, PENAGLOBAL.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menandatangani nota kesepakatan penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik di Griya Agung Palembang,Jumat (12/9/2025).
Penandatanganan ini disaksikan 17 bupati/wali kota se-Sumsel dan kepala BPS kabupaten/kota, menjadikan Sumsel sebagai provinsi kedua di Indonesia setelah Riau yang melibatkan seluruh kepala daerah dalam kerja sama dengan BPS.
Gubernur Herman Deru menegaskan, setiap program pembangunan di Sumsel akan ada langkah bukti konsistensi Sumsel dalam melahirkan kebijakan berbasis data akurat. “Kita tidak boleh lagi membangun dengan asumsi, melainkan setiap kebijakan lahir berdasarkan data,” ujarnya.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, S.T.,M.Si.,M.Eng.,Ph.D., juga menyebutkan, Sumel mejadi penyumbang Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesat kedua di Sumatera dengan kontribusi mencapai 13,82 persen. Ia juga menilai masih ada tantangan pemerataan pembangunan dan pentingnya dukungan kepala daerah dalam pemutakhiran data, termasuk pelaksanaan sensus ekonomi mendatang.
Amalian berharap dukungan penuh kepala daerah se-Sumel untuk menyukseskan agenda sensus dan pemutahiran data statistik dalam kebijakan pembangunan semakin tepat sasaran, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Sumsel, Rika Efianti, menambahkan harus ada kerja sama ini akan memperkuat penyediaan dan pemanfaatan data statistik bagi daerah serta menilai kesepakatan ini akan meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan BPS, imbuhnya.
Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., yang berkesempatan hadir dalam acara ini, menegaskan komitmennya. “Pemkab OKU sangat menyadari pentingnya data yang akurat. Dengan dukungan BPS, kami berharap pembangunan semakin tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.
Dengan adanya kesepakatan ini, Sumsel bersama seluruh Kabupaten /kota diharapkan mampu memperkuat sistem informasi statistik yang terintegrasi, transparan, dan berbasis teknologi, sehingga arah pembangunan semakin jelas dan manfaarnya lebih merata bagi masyarakat.








