Kapolri Pimpin Apel 5.000 Ojol dan Buruh di Palembang, Bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae”

admin

Palembang, Penaglobal.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandonugroho menghadiri Apel Ojek Online (Ojol) dan Buruh Kamtibmas di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026).

Apel yang mengusung tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae” dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Sandi Nugroho dan Wakapolda Sumsel Brigjen. Pol. Rony Samtana, serta jajaran Polda Sumsel.

Turut hadir mendamping Kapolri dalam kegiatan itu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama sejumlah penjabat daerah.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyematan rompi kepada perwakilan ojol dan buruh, dilanjutkan dengan deklarasi bersama “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae.”

Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara Polri, komunitas ojol, dan serikat buruh dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

Ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas pekerja dalam menjaga keamanan dan keteripaban masyarakat di Sumatera Selatan.

Sekitar 5.000 pengemudi ojek daring dan buruh dalam kegiatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya peran pengemudi ojol dan buruh sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.

Karena itu, Kapolri mengajak seluruh komunitas ojol dan elemen masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 dalam melaporkan gangguan keamanan secara secapat, ini juga dapat menjaga persatuan dan stabilitas sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan sejumlah dukungan Polri kepada komunitas buruh dan ojol untuk meningkatkan perlindungan terhadap pekerja transportasi berbasis aplikasi fitur panic button agar respoms kepolisian bisa lebih cepat.

Kapolri berharap langkah tersebut dapat memberikan rasa aman bagi para pengemudi ojek online. Teknologi tersebut diharapkan mempercepat respons kepolisian ketika terjadi gangguan keamanan.

Dukungan tersebut meliputi : layanan kesehatan di RS Bhayangkara, pembentukan Desk Ketenagakerjaan di tingkat Polda dan Polres, penguatan perlindungan pekerja, termasuk jaminan kecelakaan kerja

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperluas pelayanan kepada masyarakat.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolri memastikan kesiapan Operasi Ketupat di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam operaso tersebut Polri akan menyiapkan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di jalur-jalur mudik guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo juga mendorong perusahaan aplikator ojek online untuk menyediakan program mudik gratis bagi para pengemudi sebagai bentuk dukungan sosial kepada pekerja.

Peserta apel berasal dari berbagai platform transportasi online, antara lain : Maxim, Grab, Gocar, Shopee dan Gojek. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti sejumlah organisasi buruh seperti : KSPSI Sumsel 1973, KASBI Sumsel, KSPSI Sumsel AGN, SPPLNI-KPBI dan NIKUEBA-KSBSI.

Usai kegiatan, seluruh peserta menerima bantuan bahan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, dan mie instan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan daerah. “Kami mengajak seluruh komunitas ojol dan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas di Bumi Sriwijaya. Sinergi ini adalah komitmen nyata demi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polda Sumsel dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

“Polda Sumsel menjadikan komunitas ojol dan buruh sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan daerah. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya Kombes Pol Nandang.(Ril/**)

Also Read

Tags