Kemenko Infra Perkuat Profesionalisme ASN dan Orientasi Pengembangan Karakter PPPK

admin

‎Penaglonal – Jawa Barat — Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) menyelenggarakan Orientasi dan Pengembangan Karakter Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai bagian dari penguatan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan ini dilaksanakan pada 7–8 Februari 2026 di BP3KSDMT – Balai Pendidikan dan Pelatihan Pembangunan Karakter SDM Transportasi, Kementerian Perhubungan di Ciwidey.

‎Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ayodhia G. L. Kalake, memberikan arahan kepada para peserta PPPK pada Minggu, 8 Februari 2026. Sesmenko menegaskan bahwa PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional serta memiliki landasan regulasi yang kuat dalam sistem manajemen ASN nasional.

‎“Keberadaan PPPK memiliki dasar regulasi yang jelas dan kuat sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018. PPPK merupakan bagian dari ASN yang dikelola melalui sistem merit, sehingga orientasi dan pengembangan karakter ini penting untuk membentuk SDM yang profesional dan memperkuat kapasitas birokrasi Indonesia,” ujar Sesmenko Ayodhia.

‎Sesmenko menekankan bahwa orientasi yang diikuti selama dua hari ini menjadi fondasi awal untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN serta memperkuat budaya kerja dan pemahaman atas peran strategis Kemenko Infra. 

Ia menjelaskan bahwa Kemenko Infra memiliki tugas dalam koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian kebijakan lintas kementerian dan lembaga yang menjadi tulang punggung pembangunan nasional.

‎“Berbagai program prioritas Presiden Republik Indonesia harus kita kawal bersama, mulai dari pelindungan pesisir dan penanganan banjir Pantai Utara Jawa melalui Giant Sea Wall, penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL), penguatan pangan, pembangunan kereta cepat Jakarta–Surabaya, penguatan swasembada pangan, air, dan energi, hingga pembangunan jalan daerah, sekolah rakyat, dan program tiga juta rumah,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Sesmenko Ayodhia mengingatkan agar ASN PPPK mengedepankan nilai-nilai Ber-AKHLAK, bekerja berbasis data, menjaga akuntabilitas dan kinerja, serta mampu berperan sebagai problem solver dalam merespons berbagai isu nasional dan dinamika pembangunan.

‎Sebelumnya, kegiatan ini dibuka pada Sabtu, 7 Februari 2026, oleh Kepala Biro Hukum, Sumber Daya Manusia, dan Organisasi Kemenko Infra, Rahayu. 

Dalam sambutannya, Karo Rahayu menyampaikan bahwa orientasi dan pengembangan karakter PPPK merupakan bagian dari pembinaan SDM ASN sesuai amanat Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

‎“Melalui kegiatan orientasi dan pembangunan karakter ini, saya harapkan PPPK Kemenko Infra dapat membentuk karakter ASN yang disiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta memiliki etos kerja yang tinggi, dan menjadikan nilai-nilai dasar ASN sebagai pedoman dalam sikap bekerja dan berinteraksi di lingkungan pekerjaan,” ujar Karo Rahayu.

‎Karo Rahayu juga berharap para PPPK mampu berkolaborasi dengan baik, berinovasi, kreatif, serta memberikan solusi, dengan tetap menjaga integritas dan etika kerja sesuai nilai-nilai ASN Ber-AKHLAK.

‎Melalui kegiatan ini, Kemenko Infra berharap dapat memperkuat kompetensi, integritas, dan komitmen pengabdian ASN PPPK, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian kinerja dan keberhasilan pembangunan nasional.

Also Read

Tags